KESEDERHANAAN PRESIDEN IRAN

presiden-iran-ke6
DARUSSALAM OKU SELATAN - Mahmoud Ahmadinejad , presiden Iran ke-6 lahir pada tanggal 28 Oktober 1956 di daerah Garmsar, desa Aradan dengan nama Mahmoud Sabourjian. Beliau adalah anak keempat dari tujuh bersaudara.
Ayahnya bernama Ahmad Sabourjian seorang Tukang Besi. Sedangkan ibunya bernama Khanom adalah seorang Sayyidah. Sayidah adalah gelar yang diberikan kepada wanita yang keluarganya diyakini memiliki keturunan darah dengan Nabi Muhammad.

Sabourjian adalah nama belakang Mahmoud juga ayahnya. Nama belakang ini berasal dari bahasa Persi yang artinya pelukis karpet. Hal ini dimaksud sebagai nisbat pekerjaan nenek moyangnya juga penisbatan pada kampung Aradan tempat kelahiran beliau yang merupakan pusat pembuatan, penenunan dan pelukisan karpet.

Ketika Mahmoud Sabourjian berusia 1 tahun, Keluarga Ahmad pindah ke Teheran. Dan nama Mahmoud Sabourjian pun diganti menjadi Mahmoud Ahmadinejad.

Nama baru itu dipilih karena ia memiliki arti “ras Ahmad”, sebuah nama yang diberikan kepada Nabi Muhammad. Menurut keluarga Ahmadinejad nama baru itu menekankan kesalehan keluarga dan dedikasi mereka terhadap agama.

Alasan ayahnya mengganti nama panggilan adalah karena perjuangan kelas (class struggle) di Iran. Masa itu merupakan hal biasa untuk memakai nama panggilan. Hal ini membuat mereka mudah dikenal sebagai warga kota. 

Dalam banyak kasus mereka mengganti nama panggilan untuk pindah ke Teheran dengan tujuan menghindari keangkuhan dan diskriminasi dari warga ibu kota. Karena nama Sabourjian bisa menjadi bahan olokan karena dianggap menunjukkan kelas rendah pada status masyarakat kota .




KARIR AHMADINEJAD DI PEMERINTAHAN

Pada tahun 1980,
Ahmadinejad menjadi ketua perwakilan IUST (Iran University of Science and Technology) untuk perkumpulan mahasiswa se-Iran.

Pada tahun 1986,
Ahmadinejad bergabung dengan Korps Pengawal Revolusi Islam dan kemudian diangkat menjadi insinyur kepala pasukan keenam Korps dan kepala staf Korps di sebelah barat Iran.

Pada tahun 1993 sampai tahun 1997,
Ahmadinejad bertugas sebagai wakil gubernur dan gubernur Maku dan Khoy, Penasehat Menteri Kebudayaan dan Ajaran Islam, dan gubernur provinsi Ardabil.

Pada bulan Mei 2003,
Ahmadinejad terpilih sebagai walikota Teheran. Selama menjabat sebagai walikota, Ahmadinejad menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kegiatan-kegiatan di pusat kebudayaan Teheran.

Pada tahun 2005,
Ahmadinejad akhirnya terpilih menjadi Presiden keenam Iran setelah memenangkan 62 persen suara dalam Pemilu.




KESEDERHANAAN AHMADINEJAD

Ketika menjabat Walikota Teheran, kemana pun beliau pergi selalu menyetir mobilnya sendiri, dan sering mengamati sendiri dan melihat langsung setiap sudut kota dan kondisi masyarakatnya.

Ketika terpilih sebagai presiden Iran , karpet-karpet merah Persia yang mahal seluruhnya dikeluarkan dari istana kepresidenan dan disumbangkan kepada masjid-masjid di Teheran, menolak mobil limosine dan tetap setia menggunakan mobil tuanya serta tetap menikmati tinggal di rumah susun-nya.

Belum lama ia terpilih sebagai presiden, seluruh menteri-menterinya diberi sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan-arahan agar menteri-menterinya untuk tetap hidup sederhana dan setiap rekening pribadi ataupun kerabat dekat para menteri akan selalu diawasi sehingga pada saat menteri-menteri tersebut berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak dan terhormat.

Setelah ia menjabat sebagai presiden, ia yang pertama kali mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum dan satu-satunya uang masuk adalah uang gaji bulanannya yaitu gajinya sebagai dosen di sebuah universitas.

mobil-tua-ahmadinejad
Walaupun ia sudah menjabat sebagai presiden namun ia masih tinggal di rumah sederhananya. Padahal ia adalah seorang presiden dari sebuah negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

rumah-ahmadinejad

Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya. Bahkan ruang kerjanya pun nampak sangat bersahaja yang dikelilingi para stafnya.

ahmadinejad-bersama-stafnya-di-ruang-kerja

Staf kepresidenan beliaupun sempat terkagum-kagum terhadap kebiasaan harian Ahmadinejad yang selalu membawa tas yang berisikan sarapan roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan bahagia tanpa beban, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

Perubahan yang beliau lakukan lainnya adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, beliau mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat, beliau meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

Beliau juga memotong protokoler istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan.

Ketika harus menginap di hotel, karena beliau tidak suka tidur di atas kasur maka beliau meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yang tidak terlalu besar.

Ahmadinejad juga pernah tertidur di ruang tamu rumahnya setelah bebas dari pengawal-pengawal pribadinya yang selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut Koran Wifaq, poto tersebut diambil oleh adiknya kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia termasuk Amerika.

ahmadinejad-tertidur-tanpa-kasur

Bila sholat berjamaah dilaksanakan, beliau rela tidak duduk di shaf paling depan padahal beliau adalah seorang presiden .

ahmadinejad-sholat-berjamaah-di-shaf-tengah
Bahkan dalam acara pernikahan putera sulungnya yaitu Alireza Ahmadinejad dengan seorang putri Dirjen Pariwisata Iran hanya dilaksanakan layaknya pernikahan kaum Buruh. 

acara-sederhana-pernikahan-anak-ahmadinejad
pernikahan-putra-ahmadinejad
kesederhanaan-pernikahan-putra-ahmadinejad
Ketika acara berbuka bersama dengan anak-anak yatim yang juga dihadiri rekan sejawatnya dari Bolivia Eva Morales, nampak kesederhanaan beliau. Makan dengan ala lesehan dengan menu yang biasa dihidangkan pada rakyat biasa, beliau tanpa sungkan-sungkan menikmati hidangan tersebut dengan gembiranya.

berbuka puasa dengan anak yatim
ahmadinejad-rela-buka-puasa-dengan-sederhana
ahmadinejad-sederhana-dalam-buka-puasa
buka puasa dengan sederhana

Ketika mendapat undangan beribadah haji dari Raja Saudi Arabia pada tahun 2007, Ahmadinejad menolak pemberian fasilitas khusus yang biasa diberikan pada presiden-presiden muslim yang naik haji. Beliau dengan bangga malah naik mobil pick-up terbuka bersama dengan rakyatnya yang juga menunaikan ibadah haji.

naik haji ahmadinejad




PERNYATAAN AHMADINEJAD


Salah satu kata-katanya saat menjadi pembicara di Columbia University AS berkaitan dengan program nuklirnya adalah:
Kami ingin mempunyai hak untuk menentukan nasib kami sendiri di masa depan. Kami ingin independen. Jangan mengintervensi kami. Jika kalian tidak memberikan kepada kami suku cadang pesawat terbang sipil, mengapa kami harus berharap bahwa kalian akan memberikan kepada kami bahan bakar untuk pengembangan nuklir demi tujuan-tujuan damai?”.

Dilain kesempatan, beliau juga pernah mengatakan :
Program nuklir kami ditentang oleh negara yang setiap bulannya membangun 10 reaktor nuklir. Kalau memang energi nuklir berbahaya, mengapa mereka masih memilikinya? Dan kalau memang energi nuklir membawa begitu banyak kebaikan, mengapa kami tidak boleh memilikinya?

Pernyataan Ahmadinejad menanggapi kecaman Amerika tehadap program nuklir Iran :
Anda yang menciptakan dan menggunakan senjata biologis saat perang Irak-Iran. Anda yang menggunakan peluru ber-uranium. Apa hak Anda melarang kami (Iran) mengembangkan teknologi nuklir untuk energi dan perdamaian “.

Suatu ketika Ahmadinejad mendapat pertanyaan dari wartawan Jepang : Tuan Presiden, kenapa Anda masih mempertahankan pengembangan teknologi nuklir yang mengancam perdamaian dunia ?”

Beliau menjawab pertanyaan wartawan Jepang tersebut ``Anda seharusnya tidak perlu mengkhawatirkan kami (Iran), Anda harusnya lebih khawatir kepada negara yang pernah menjatuhkan bom nuklir ke negara Anda.




KONTROVERSI AHMADINEJAD KETURUNAN YAHUDI

Berita yang menyatakan Ahmadinejad adalah keturunan Yahudi adalah berita yang sebarluaskan pertama kalinya oleh Koran Inggris , The Daily Telegraph yang diterbitkan pada tanggal 3 Oktober 2009.

Propaganda Amerika dan Israel melalui media massa bukanlah hal yang baru. Namun sayangnya sebagian situs muslim Indonesia pun ada yang termakan propaganda tersebut. Bahkan ikut andil menyebabkan kebencian pada Negara yang sebenarnya sedikitpun tidak merugikan masyarakat Indonesia.

Satu-satunya argumentasi Koran The Daily Telegraph dalam menyimpulkan bahwa Ahmadinejad adalah keturunan Yahudi adalah kesalahan dalam mengartikan nama asli Ahmadinejad, yaitu Mahmoud Sabourjian.

Istilah Sabourjian menjadi kontroversi setelah beliau menjabat 3 tahun sebagai presiden Iran. Sabourjian menurut Koran The Daily Telegraph adalah nama Yahudi terkenal di Iran. Artikel tersebut mengklaim bahwa Sabourjian berarti "penenun dari Sabour," nama untuk tallit Yahudi di Persia.

Professor David Yeroshalmi, penulis Yahudi Iran di Abad 19 dan seorang ahli komunitas Yahudi Iran, membantah kebenaran argumen tersebut. “Tidak ada arti apapun untuk kata sabour dalam dialek Yahudi Persia manapun, bukan juga penenun syal Yahudi di Persia.

Terlebih, nama Sabourjian bukan nama Yahudi ,” ucapnya dalam sebuah wawancara. Sedangkan Yeroshalmi, sarjana di Pusat Ilmu Iran Universitas Tel Aviv, juga membantah temuan artikel yang menyatakan bahwa akhiran “-jian” menujukkan bahwa keluarga itu mempraktikkan Yahudi. “Akhiran ini tidak cukup untuk menyatakan seseorang punya latar belakang Yahudi. Banyak nama panggilan muslim mempunyai akhiran yang sama,” tegasnya.

Atas penyeledikan lebih mendalam, penjelasan yang jauh berbeda tentang “Sabourjian” muncul. Menurut Robert Tait, koresponden Guardian yang pernah berkunjung ke desa keluarga Ahmadinejad pada tahun 2005.

Nama itu “berasal dari pelukis benang—sabor dalam bahasa Persia—sebuah hal yang lazim dan pekerjaan sederhana di industri karpet di provinsi Semnan, di mana Aradan berada.” Hal ini dibenarkan Kasra Naji, yang juga menulis biografi Ahmadinejad dan bertemu dengan keluarganya di desa. Menenun karpet atau mewarnai karpet bukanlah pekerjaan yang berhubungan dengan Yahudi di Iran.

Menurut Naji dan Tait, ayah Ahmadinejad yang bernama Ahmad  adalah seorang Syiah taat yang mengajarkan Quran sebelum kelahiran Ahmadinejad dan kemudian pindah ke Teheran. Ahmad Saburjian yang saleh ini membeli sebuah rumah dekat dengan husainiah, tempat agama yang biasa digunakan pada bulan Muharam untuk mengenang syahidnya Imam Husain.

-------------------------------------------------

Sumber :
  1. Ahmadinejad Resmi Presiden Iran. Sriwijaya Pos, 4 Agustus 2005 ( Indonesia ).
  2. LABIB, Muhsin; MUHARAM, Ibrahim; KAZHIM, Musa; HAMZAH, Alfian. AHMADINEJAD! David di Tengah Angkara Goliath Dunia. Jakarta: Penerbit Hikmah, 2006. ISBN 979-1140-05-7.
  3. Mahmoud Ahmadinejad di globalsecurity.org diakses pada 21 Mei 2008 ( Inggris ).
  4. Mahmoud Ahmadinejad revealed to have Jewish past ; http://www.telegraph.co.uk.
  5. Ahmadinejad has no Jewish roots ; http://www.guardian.co.uk.

----------------------------------------------------
Kesederhanaan ahmadinejad presiden iran dalam melayani rakyatnya. Layak jadi contoh bagi presiden lainnya.
Rating: 5.0
Posted by: Nedi Arwandi
Darussalam OKU Selatan Updated at: Minggu, September 9, 2012
Diposkan oleh Nedi Arwandi
Darussalam OKU Selatan Updated at: Minggu, 09 September 2012